Terima Kasih, Vivoku Sayang

Namaku Rehan Ardiansyah Putra. Teman-temanku biasa memanggilku Rehan. Aku adalah anak orang kaya dan terpandang. Hampir semua orang di lingkungan tempat tinggalku mengenal papah dan mamahku.
Mamahku menyekolahkanku di sekolah favorit. Mamahku berjanji padaku, jika aku sudah SMP aku akan dibelikan handphone. “Mah, katanya aku mau dibelikan handphone baru?”tanyaku.
“Iya, Mamah tidak akan lupa. Mamah sudah membelikan kamu handphone loh,”kata Mamah. “Beneran Mah?”ucapku dengan rasa penasaran.
“Iya ini handphone baru buat Rehan, sesuai janji Mamah, kan?” Mamah berkata sambil memegang tanganku.
“Waaah, bagus banget Mah, aku suka. Inikan handphone VIVO yang aku mau selama ini,”ucapku penuh rasa bahagia.
Karena handphone Vivo yang dibelikan mamah itu, aku lebih suka bermain game Mobile Legend. Setiap hari waktuku habis untuk main HP. Kemana pun aku pergi, Vivoku selalu kubawa. Dan aku melupakan belajar, apalagi membantu orang tua.
Suatu hari guru mapel Bahasa Indonesia mengadakan ulangan harian di kelasku. Nilaiku jelek. Ulangan bahasa Inggris, IPA, Agama, semua nilainya rendah, apalagi matematika. “Waduh, bagaimana ini, nilaiku rendah,”ucapku dengan penuh rasa cemas.
Waktu pulang ke rumah, aku menyerahkan kertas ulangan kepada Mamah, karena Papah sedang berada di luar kota. Ketika aku menunjukkan hasilnya kepada Mamah , Mamah marah-marah. “Kenapa hasilnya seperti ini?”ucap mamahku dengan suara keras. “Maaf, Mah,”jawabku dengan rasa penyesalan.
“Kamu harus buktikan ke Mamah kalau nilai kamu bisa bagus. Percuma Mamah belikan kamu handphone yang bagus dan mahal kalau kamu tidak bisa memanfaatkannya dengan baik.”
Mendengar ucapan itu, aku menyadari bahwa aku salah dan ucapan mamahku benar. Akupun segera melakukan apa yang dikatakan mamahku. Aku mulai belajar, dan mencari sumber-sumber belajar tertentu sampai mengikuti bimbingan belajar online dengan handphone Vivoku. Dan aku mulai memahami materi pelajaran dengan media online Ruang Guru.
Waktu malam mamahku bertanya, “Kapan ulangan lagi, Nak? tanya Mamah dengan sangat halus.
“Besok, Mah” jawabku.
“Loh kenapa kamu masih bermain handphone. Kurang jelas kata-kata Mamah kemarin?”tanya mamah dengan rasa kesal.”
“Rehan main handphone karena lagi belajar dari media online dan dari sumber-sumber belajar tertentu seperti Google ,Mah,” aku menjelaskan dengan pelan-pelan.
“Mamah kira kamu lagi main Game Mobile Legend lagi.”
“Ya, sudah, lanjutkan lagi belajarnya,”ucap mamahku sambil tersenyum manis.
“Iya, Mah”.
Ulangan harian kedua telah aku lewati. Aku membuktikan bahwa aku bisa. Aku mendapat nilai tertinggi kedua di kelasku. Dan ketika aku menunjukkan hasilnya kepada Mamahku, Mamah langsung memelukku.
“Wah, akhirnya kamu membuktikan bahwa nilai kamu bisa bagus. Selamat, yah, Nak,”ucap mamahku dengan rasa bangga. “Iya Mah, Rehan juga terima kasih sama Mamah karena Mamah sudah menasihati Rehan hingga bisa seperti ini.”
Mamahku bangga padaku karena sekarang aku sudah bisa memanfaatkan handphoneku untuk kegiatan yang positif. “Terima kasih, Vivoku yang telah menemani dan membantuku selama ini, hingga aku jadi juara,” ucapku sambil mencium handphoneku berkali-kali.
Penulis: Diva Ratu Velisa 8C
Editor : Fina Durotun Nafisa
Parakan Kidang, Bendungan Bersejarah
Parakan Kidang adalah salah satu tempat bersejarah berupa bendungan air yang terletak di Pedukuhan Jatilawang, Desa Jembayat, Kecamatan Margasari, Kabupaten Tegal. Menurut Dakiman,warga Jatilawang, asal-usul pemberian nama Parakan Kidang diambil dari kata Parakan yang berarti panahan dan kidang yang berarti rusa. Jadi, arti Parakan Kidang dalam bahasa Indonesia adalah rusa yang dipanah. Menurut warga sekitar, tempat ini dibangun pada tahun 1911 di kawasan sungai di tepi hutan jati yang lebat. Dahulu hutan itu dihuni hewan-hewan, diantaranya adalah kidang atau rusa dengan jumlah yang cukup banyak. Tempat ini merupakan peninggalan pada masa kolonial Belanda yang identik dengan warna biru tua dengan bangunan yang berupa beton dengan luas 1.520 hektar.
Tempat yang berupa saluran pintu air ini berfungsi untuk mengendalikan arus air. Tempat ini juga berfungsi sebagai irigasi untuk mengairi sawah warga yang terletak di sekitar tempat ini. Namun, karena sekarang musim kemarau, air bendungan menjadi mengering.
Parakan Kidang ramai dikunjungi oleh orang, khususnya kaum remaja. Mereka datang ke tempat ini untuk berfoto, bersantai menikmati pemandangan alam. Ada juga yang ingin mengetahui sejarah mengenai Parakan Kidang. Di sana ada jembatan gantung yang berguna untuk menghubungkan dua tempat yang dibatasi sungai. Karena dikelilingi banyak pepohonan, tempat ini menjadi sejuk. Tidak ada batasan waktu bagi pengunjung yang ingin berkunjung ke Parakan Kidang. Para pengunjung bebas berkunjung kapan saja tanpa dipungut biaya masuk.
Penulis : Sumnia Hayati 8C
Editor : May Saroh
Senyum dan sapa pagi Spenduma
Kegiatan Belajar Mengajar di Kelas
Peningkatan Minat Belajar Komputer
Belajar komputer merupakan hal yang enggan dilakukan bagi siswa. Untuk itu, perlu adanya upaya yang dapat menumbuhkan minat belajar komputer di kalangan siswa khususnya siswa SMP N 2 Margasari. Sehubungan dengan hal tersebut, May Saroh, Tim Redaksi Aksiroma (AR) berbincang-bincang dengan Bapak Mbajeng Bremana S.Pd. (MB), Koordinator Teknologi Komputer SMP N 2 Margasari.
AR : Bagaimana kemampuan siswa-siswi SMP N 2 Margasari dalam bidang komputer?
MB : Kemampuannya masih sangat rendah, di kalangan siswa seperti sekarang ini sangaat sulit untuk belajar komputer karena semua siswa rata-rata memegang Android dan kebanyakan mereka tidak mempunyai komputer atau laptop.
AR : Apa program yang dilaksanakan untuk mengatasi masalah tersebut?
MB : Salah satunya adalah diadakan esktrakurikuler komputer.
AR : Manfaat apa sajakah yang bisa kita peroleh bila kita belajar komputer?
MB : Manfaatnya banyak, diantarannya kita bisa menguasai materi-materi yang belum pernah kita ketahui.
AR : Apakah sarana yang tersedia di sekolah kita cukup untuk pelatihan keterampilan komputer?
MB : Tentu saja sarana di SMP Negeri 2 ini sudah cukup untuk latihan keterampilan komputer. Di sini sudah ada 3 ruang komputer untuk pelatihan komputer kelas 9 yang akan sebentar lagi menghadapi UNBK. Jumlah komputer di laboratorium komputer tersebut kurang lebih 90 unit, cukup untuk memenuhi kebutuhan latihan.
AR : Pernakah sekolah kita pernah mengikuti lomba keterampilan komputer?
MB : Bapak belum mendengar di Kabupaten Tegal ini ada lomba keterampilan komputer, jika ada , SMP N 2 Margasari pasti akan mengikuti lomba ketempilan komputer tersebut.
AR : Mohon Bapak memberikan saran agar siswa SMP N 2 Margasari antusias belajar komputer.
MB : Saran yang pertama adalah siswa mengikuti esktrakurikuler komputer yang ada di sini, dan yang kedua adalah siswa belajar sendiri di rumah, kalau pun tidak ada komputer di rumah bisa menggunakan HP karena sistemnya android HP sekarang sudah bisa dijadikan seperti komputer.
AR : Baik, Pak. Kiranya cukup sekian wawancara kali ini. Terima kasih atas penjelasan yang Bapak berikan, semoga bermanfaat bagi kami.
Penulis: May Saroh 8A
Editor : Nur Rahmawati
Resep Wedang Uwuh
WEDANG UWUH

Bahan-bahan:
- Air putih mentah 1,5 liter
- Jahe 2 rimpang
- Sereh 5 batang
- Cengkih 5 biji
- Kapulaga 3 butir
- Kayu manis 1 batang
- Kayu secang 1 genggam
- Gula batu 1 ons (sesuai selera)
Alat-alat:
- Panci
- Kompor
- Saringan teh
Cara Membuat
- Cucilah jahe, sereh, cengkeh, kapulaga, dan kayu manis !
- Geprek jahe dan sereh!
- Rebus air hingga mendidih!
- Masukkan semua bahan-bahan ke dalam air yang sudah mendidih!
- Rebuslah selama 5-7 menit sampai air berwarna merah!
- Tuangkan air ke dalam gelas/cangkir/wadah lain dengan menggunakan saringan teh!
- Wedang uwuh siap diminum. Lebih nikmat diminum selagi hangat.
( Komposisi bahan- bahan tersebut menghasilkan 5 gelas/cangkir wedang uwuh)
Goresan Pena Spenduma
Indonesiaku Jaya
Tujuh puluh empat tahun Indonesia merdeka
Pembangunan terus berjalan
Ekonomi semakin meningkat
Rakyat Indonesia tambah sejahtera
Indonesiaku tetaplah berjaya
Merah putih tetaplah berkibar
Sampai akhir hayatku
Karya : Labibah 9B
Internet
Internet…
Kau sangat berguna bagi banyak orang
Tetapi banyak orang yang menyalahgunakannya
Internet…
Kau sangat berjasa bagi banyak orang
Engkau memberikan banyak informasi
Terima kasih internet
Atas informasi yang telah kau berikan
Karya: Yusuf 8D
Manfaat dan Akibat Menggunakan Handphone

Handphone adalah salah satu alat komunikasi masa kini yang sering digunakan untuk berkomunikasi dengan orang lain yang jauh maupun dekat. Tidak hanya untuk berkomunikasi, handphone juga salah satu alat untuk mendapatkan berbagai macam informasi lebih luas.
Dengan adanya handphone kita bisa belajar melalui internet yang tersedia di handphone tersebut. Di handphone tersebut kita juga bisa mendapatkan lebih banyak teman di aplikasi facebook dan whatsapp.
Handphone bisa dikatakan buruk bisa juga dikatakan baik. Handphone dikatakan buruk apabila berdampak negatif, misalnya kita bermain game online sampai lupa waktu dan bisa juga kecanduan. Handphone yang dikatakan baik karena bisa membuat kita mengetahui informasi sehingga bertambah ilmunya. Mari, kita guna handphone sebaik-baiknya atau seperlunya saja, jika tidak ingin kecanduan handphone.
Penulis: Clara Khardila Estivani 9A
Editor : May Saroh