
Kegiatan Belajar Mengajar


Margasariku Permai
Indonesia kebangsaanku
Merah putih benderaku
Tanah Jawa asalku
Margasari tempat kelahiranku
Di sanalah aku dibesarkan
Dalam kasih ayah bunda
Margasari, desaku yang permai
Di sana Sungai Kemisik mengalir
Di bawah kaki Gunung Slamet yang kokoh
Dikelilingi hutan jati yang rimbun
Margasari, desaku permai
Di sanalah hatiku damai
Karya: Sabrina 9A
Kemarau
Bulan demi bulan hujan tak datang
Sungai kering kerontang
Hutan-hutan gersang
Sawah-sawah retak
Daun-daun berserak
Petani bingung mengairi sawah
Ibu-ibu sibuk menanti air PAM
Hewan ternak kehausan
Pepohonan kekeringan
Kemarau panjang berhentilah
Air hujan segera turunlah
Manusia, hewan, tumbuhan menanti tetes hujan
Penulis: Abdul Rozak 9A
Google Maps
Kau bagaikan jalan di dunia ini
Kau adalah petunjuk arah yang benar
Di saat aku tersesat
Kau ada untuk menunjukan arah yang benar
Kau aplikasi yang sangat bagus
Kau memberikan petunjukan yang aku inginkan
Disaat aku ingin ke tempat yang aku tuju, kau menunjukannya
Terima kasih Google Maps
Karya: Farizi Arkan 8C
Teman-teman, kalian tentu mengenal sosok Jenderal Sudirman, bukan? Itu lho Panglima Besar TNI yang memimpin gerilya di wilayah Jawa Tengah melawan penjajahan Belanda. Beliau lahir di Purbalingga, 24 Januari 1916 dan wafat di Magelang 29 Januari 1950.
Panglima Besar TNI Jenderal Sudirman sebagai Pahlawan Nasional dan Pandu Hizbul Wathan sudah sepantasnya menjadi teladan bagi generasi muda penerus bangsa. Sejak 77 tahun yang lalu Pak Dirman (Jenderal Sudirman) sebagai Pandu Hizbul Wathan dalam usianya yang masih muda yaitu 25 tahun. Beliau sudah melaksanakan salah satu kegiatan pandu, melaksanakan jalan dan berkemah dari Cilacap sampai Batur yang letaknya di perbatasan Banjarnegara dan Wonosobo.
Panglima Besar TNI Jenderal Sudirman sebagai Pahlawan Nasional dan Pandu Hizbul Wathan sudah sepantasnya menjadi teladan bagi generasi muda penerus bangsa. Sejak 77 tahun yang lalu Pak Dirman (Jenderal Sudirman) sebagai Pandu Hizbul Wathan dalam usianya yang masih muda yaitu 25 tahun. Beliau sudah melaksanakan salah satu kegiatan pandu, melaksanakan jalan dan berkemah dari Cilacap sampai Batur yang letaknya di perbatasan Banjarnegara dan Wonosobo.
Apa yang dilakukan Jenderal Sudirman waktu itu patut kita teladani dan kita ikuti jejaknya. Hal-hal yang patut kita contoh diantaranya selalu berwudhu dan menjalankan salat lima waktu dengan tepat. Hal ini patut kita teladani. Beliau tidak lepas dari kendi (tempat air). Di manapun ia tidak lepas dari berudi (berwudhu), jadi selamanya Sudirman dalam keadaan suci karena berwudhu.
Jenderal Sudirman memiliki semangat juang yang sangat tinggi. Sejak umur 25 tahun, Sudirman terbiasa bergerilya yaitu berjalan dan berkemah dengan menempuh jarak yang sangat jauh dan dilakukan hingga bertahun-tahun lamanya untuk berjuang melawan penjajah Belanda. Meskipun dalam keadaan sakit, beliau tetap semangat bergerilya. Hebat, ya, teman-teman. Sebagai generasi muda, kita hendaknya mencontoh semangat beliau, bukan untuk melawan penjajahan, tetapi semangat belajar dan berkarya untuk kemajuan bangsa Indonesia tercinta ini.
Banyak kegiatan yang bisa kita lakukan sebagai bentuk penerapan keteladan terhadap Jendral Sudirman, khususnya menyambut HUT Kemerdekaan RI ke-74 ini. Misalnya, teman-teman pelajar yang menjadi Paskibra baik di sekolah, di kecamatan, kabupaten, apalagi di tingkat nasional harus memiliki semangat yang tinggi dalam latihan, tak boleh cepat lelah apalagi mengeluh. Teman-teman yang ditunjuk mengikuti lomba-lomba harus bersedia, tidak boleh menolak. Masih banyak contoh kegiatan lainnya, yang paling sederhana dan mudah dilaksanakan adalah mengikuti upacara HUT RI dengan hikmat. Pasti bisa, kan, teman-teman?
Penulis: Farizi Arkhan 8C
Editor : Nur Rahmawati
Bunda
Bunda…….
kini usiamu semakin tua
namun derap langkahmu masih terasa
jelas kulihat tatapan matamu
memberi jalan harapan anak-anakmu
Bunda…..
kau tahu nafasmu adalah harapanku
untuk itu jangan kau lepas pelukanmu
untuk memberi harapan anak-anakmu
hingga aku mencapai mimpiku
Karya: Muhammad Rifky 8E
Ojeg Daring
Oh….ojek daring kau sangat membantuku
Kau sangat berjasa padaku
Kau selalu ada saat aku membutuhkanmu
Kau selalau siap siaga untuk mengantarku
Kau selalau mengantar penumpangmu tepat waktu
Kau selalau berjasa bagi orang sekitarmu
Kau selalu menjaga keselamatan penumpangmu
Oh…ojek daring jasamu itu sangat membantu
Kau selalau prioritaskan penumpangmu
Kau selalau memfasilitas kebutuhan penumpang
Siang malam kau selalu ada untuk penumpangmu
Terima kasih atas semua jasamu-jasamu
Karya: Mae 8A

Pelatihan komputer bagi kelas 9 SMP Negeri 2 Margasari sudah dimulai sejak 1 Agustus 2019. Pelatihan tersebut dilaksanakan dalam rangka menghadapi Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) Tahun Pelajaran 2019/2020. Pelaksanaan pelatihan ini dimulai lebih awal, tidak seperti tahun pelajaran sebelumnya yang dilaksanakan pada semester 2. Hal ini dikarenakan dari 250 siswa kelas 9 sebagian besar masih belum bisa menggunakan komputer dengan lancar. Dengan dilaksanakannya pelatihan komputer di awal tahun pelajaran, siswa diharapkan memiliki waktu yang lebih banyak untuk belajar komputer.
Pelatihan komputer pada tahun pelajaran 2019/2020 ini dilaksanakan setiap Kamis dan Sabtu sore sepulang sekolah dengan waktu 60 menit. Bapak Mbajeng Bermana, S.Pd., salah satu guru pembimbing dalam pelatihan komputer ini, mengatakan bahwa semua siswa sangat semangat meskipun dilaksanakan sore hari sepulang sekolah.
Menurut beliau materi pelatihan yang diberikan adalah Microsoft Word dan Microsoft Excel. Dengan pelatihan ini diharapkan semua siswa kelas 9 tahun pelajaran 2019/2020 dapat mengikuti UNBK dengan mudah dan lancar serta nilainya baik.
Penulis : Sabrina 9A
Editor : Fina Durotun 8C

Sari berbelanja ke pasar
Tidak lupa membeli olos
Beli laptop untuk belajar
Bukan hanya untuk bermain medsos
Gunawan membaca sajak
Amanda membaca koran
Gunakan medsos dengan bijak
Agar tidak merusak masa depan
Penulis: Sephia Tri Amanda 8B
Berangkat sekolah setiap hari
Membantu Ibu setiap waktu
Ayo, manfaatkan teknologi
Agar banyak mendapatkan ilmu
Kalau makan di meja makan
Jangan lupa dibersihkan
Gara-gara sering facebookan
Pelajaran jadi terabaikan
Membeli kupat di Margasari
Membeli kulkas di Benjaran
Banyaknya teknologi informasi
Jangan sampai mengganggu pelajaran
Penulis: Dinda Zasqia Maulina 8B

