
redaksi aksiroma spennduma

Ada 6 pasang calon ketua dan wakil ketua OSIS dari kelas 8 dan 7 terdiri dari 6 putra dan 6 putri. Siswa kelas 8 sebagai calon ketua OSIS, sedangkan wakil ketua OSIS berasal dari kelas 7. Diantara pasangan calon itu terdapat dua pasang calon siswa perempuan dan laki-laki. Hal ini menunjukan bahwa semua siswa baik laki-laki maupun perempuan mempunyai hak yang sama sebagai ketua atau wakil ketua OSIS SMP Negeri 2 Margasari.
Panitia Pilketos merancang kegiatan ini layaknya pemilihan kepala desa (Pilkades) yang dipilih secara langsung. Bahkan sehari sebelum pemilihan dilakukan, semua calon diberi waktu untuk menyampaikan visi dan misinya di depan seluruh siswa di lapangan sekolah. Menurut ketua panitia, Abdul Rozaq, ada beberapa kegiatan yang dilaksanakan sebelum pelaksanaan Pilketos yaitu pendataran dan seleksi calon ketua dan wakil ketua OSIS mulai tanggal 9 sampai 11 September 2019, penyampaian visi dan misi pada tanggal 20 September 2019, dan puncaknya adalah pemungutan suara atau pencoblosan kartu suara yang dilaksanakan tanggal 21 September 2019.
Selain itu, panitia juga melakukan persiapan administrasi dan penataan Tempat Pemungutan Suara (TPS). Mereka mendata calon pemilih yaitu semua siswa kelas 7,8, dan 9 berjumlah 756 siswa serta mencetak kartu suara. TPS yang berlokasi di halaman sekolah dibuat seperti tempat pemungutan suara Pilkada. Ada tempat duduk ketua panitia dan sekretaris menghadap timur, di sampingnya ada 3 bilik suara untuk tempat mencoblos kartu suara. Tiga kotak suara untuk kelas 7, 8, dan 9 ditata menghadap ke selatan, disambung tempat penjelupan jari ke dalam tinta. Ada juga panggung kecil yang disediakan panitia untuk tempat para calon ketua dan wakil ketua OSIS.
Tidak hanya administrasi dan penataan tempat Pilketos yang mirip pelaksanaan Pikades, cara atau langkah-langkah pemungutan suara juga hampir sama dengan Pilkades. Calon pemilih berkumpul per kelas di tempat antrean , petugas memanggil satu per satu pemilih untuk mendapatkan kartu suara yang sudah ditandatangani oleh ketua panitia, lalu pemilih melakukan pencoblosan, dilanjutkan memasukkan kartu suara tersebut ke dalam kotak suara per jenjang kelas. Terakhir, pemilih mencelupkan jari tangan kanannya ke dalam tinta.
Abdul Karim, S.Pd. selaku pembina OSIS mengatakan bahwa Pilketos ini disamping bertujuan memilih ketua dan wakil ketua OSIS untuk mengganti pengurus OSIS yang berakhir masa jabatannya juga merupakan bagian dari pembelajaran bagi seluruh siswa SMP Negeri 2 Margasari tentang kehidupan berdemokrasi di masyarakat.
Penulis : Nur Rahmawati 8A
Editor : Ratu Diva Velisa